Category Archives: Terapi Alternatif

This will be a subpage under article page

Essential Oil sebagai Anti Depressant


Kerap dalam kehidupan modern, mereka yang mengalami depresi disarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan psikiatri oleh para ahli.  Seringkali obat-obatan ini dapat menyelamatkan nyawa mereka dan membantu mereka dalam proses pemulihan. Namun dalam jangka panjang, obat-obatan ini memiliki efek samping yang tidak sedikit. Tanpa bermaksud mengkhususkan obat-obatan psikiatri tertentu, seringkali beberapa jenis obat tersebut memiliki efek samping yang lebih besar ketimbang manfaatnya.

Kini banyak pasien dan keluarga yang berjuang melalui suatu kondisi mental dengan mengkombinasikan terapi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan tersebut.  Beberapa jenis terapi alternatif bahkan dapat menggantikan obat-obatan terutama pada kondisi mental yang ringan.

Diantaranya adalah terapi nutrien atau orthomolecular medicine yang menggantikan obat-obatan dengan suplemen vitamin dan mineral dengan dosis tertentu yang dapat bekerja memperbaiki sistem kerja otak dan tubuh.

Selain itu, essential oil juga dapat dijadikan sebagai terapi penunjang dimana kombinasi pasti dari beberapa jenis campuran dapat berfungsi layaknya anti depresan. Dr. Gary Young, seorang ilmuwan pendiri Young Living meresepkan kombinasi oil yang Ia sebut sebagai cara pasti untuk menjalani hari dengan baik – or how to feel good and have a great day.

Kombinasi ini adalah: Valor oil, Harmony Oil, Joy Oil, dan White Angelica Oil

1-2 tetes Valor Oil dioleskan pada pergelangan tangan, 1 tetes Harmony Oil pada Solar Plexus atau area di atas pusar, 1 tetes Joy Oil pada cakra hati atau area dada serta 1 tetes White Angelica diusapkan di kedua belah tangan, dihirup (dan dapat pula sisa aroma kemudian diusapkan ke seluruh bagian tubuh terutama area pundak).

Penggunaan Essential Oil merupakan suatu perjalanan tersendiri dan bergantung pada energi kebutuhan kita ketika menentukan oil yang cocok.  Seringkali dibutuhkan eksperimentasi, mencium aromanya dan merasakan efeknya pada tubuh dan pikiran dan kemudian menentukan seberapa sering kita dapat menggunakan oil tersebut, mengkombinasikannya dengan oil yang lain atau bahkan kita pun dapat menentukan kapan kita tidak lagi membutuhkan oil tersebut.

Didalam penggunaan essential oil, kita melatih diri kita untuk mengenal bagaimana tubuh dan pikiran kita dapat dipengaruhi melalui aroma, mempercayai kemampuan kita untuk memilah hal-hal yang baik dan membantu kita serta meninggalkan hal-hal lain yang sudah tidak lagi bermanfaat.

Berikut terdapat beberapa artikel riset yang dapat membantu riset Anda mengenai penggunaan Essential Oil sebagai anti depresan. Selalu konsultasikan dengan ahli sebelum memulai suatu terapi tertentu.

https://www.researchgate.net/profile/Ricardo_REYES-CHILPA/publication/230622035_Antidepressant_activity_of_Litsea_glaucescens_essential_oil_Identification_of_b-pinene_and_linalool_as_active_principles/links/5404a8970cf2bba34c1ce5db/Antidepressant-activity-of-Litsea-glaucescens-essential-oil-Identification-of-b-pinene-and-linalool-as-active-principles.pdfntlBGbOKka6DKv_qDg&nossl=1&oi=scholarr&ved=0ahUKEwisp7Sdv-zUAhUhTo8KHY98DrUQgAMIIigAMAA

http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0308814612014306

http://www.tandfonline.com/doi/full/10.3109/13880209.2012.751616

 

Don't be shellfish... Share on FacebookShare on Google+Share on LinkedInTweet about this on TwitterShare on TumblrPin on Pinterest